, ,

    Unhasy Resmikan Program Posdaya Berbasis Masjid


    posdayaGus Sholah : Unhasy Resmikan Program Posdaya Berbasis Masjid

    Gus Sholah : Unhasy Resmikan Program Posdaya Berbasis Masjid

    Kamis (26/05/2016), Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng meresmikan program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) berbasis masjid di Masjid Ulul Albab Tebuireng. Acara ini dihairi oleh  Rektor Unhasy dan Pengasuh Pesantren Tebuireng Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) segenap dosen Unhasy, dzuriyah Tebuireng, dan Ketua Posdaya wilayah Jawa Timur, DR. Hj. Mufidah, MA.
    “Harapannya, disamping kita kembangkan secara domestik, kita juga akan mengarahkan perkembangan ke Asia,” DR. Miftahur Rachim Syarkun dalam sambutannya mewakili Unhasy. Masjid Ulul Albab didirikan pada tahun 1999 dalam rangka satu abad Pesantren Tebuireng.
    Gus Sholah sangat mengapresiasi langkah strategis ini. “Langkah yang sederhana ini mempunyai makna yang besar untuk ke depannya. Saya mendorong kawan-kawan mahasiswa untuk aktif dalam Posdaya. Karena ini merupakan tempat untuk kita belajar. Supaya ketika supaya jangan menjadi barisan pencari kerja. Tapi jadilah barisan yang aktif dalam kegiatan pengabdian di masyarakat,” jelas Gus Sholah.
    Beliau juga mengatakan bahwasudah terlalu banyak politisi di Indonesia, bahkan jumlahnya bisa dikatakan mengalami inflasi. Menurut beliau yang masih kurang adalah pengembangan wirausaha di kalangan mahasiswa. Beliau meminta agar para dosen membimbing mahasiswa yang mempunyai kemampuan dan kemauan di dalam kegiatan Posdaya.
    Ketua Posdaya Jatim mengatakan, di dalam posdaya ini mahasiswa dilatih untuk berkomunikasi dan berorganisasi, karena kedepannya pemimpin yang dibutuhkan Indonesia adalah pemimpin yang bisa bekerja, bukan pemimpin yang hanya bisa berpidato. Modal yang dibutuhkan dalam Posdaya adalah modal sosial, gotong royong, keikhlasan, kejujuran, dan kedisiplinan.
    “Kami tidak berangkat dari masalah sosial, tapi dari kemampuan yang dimiliki di dalam masyarakat,” DR. Hj. Mufidah, MA. Posdaya didirikan pada tahun 2010, dan mulai menggandeng mahasiswa sejak tahun 2011 yang dicetuskan oleh Bapak Haryono, mantan Menteri Kesra dan Ketua BKKBN. “Semoga kita semua mampu memakmurkan masjid dan memberdayakan umat”, harap Hj. Mufidah.

    , ,

    Prof. Haris Supratno: KKNT Unhasy Juga Bawa Nama Pesantren Tebuireng

    Wakil Rektor I Unhasy Prof. Dr. Haris Supratno menyampaikan sambutan dalam pembukaan pembekalan KKNT Unhasy di Auditorium Unhays pada Senin (10/07/2017).
    Wakil Rektor I Unhasy Prof. Dr. Haris Supratno menyampaikan sambutan dalam pembukaan pembekalan KKNT Unhasy di Auditorium Unhays pada Senin (10/07/2017).
    Dalam rangka memberikan bekal yang cukup bagi para mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) pada 22 Juli-22 Agustus 2017, Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng melaksanakan pembekalan pada Senin-Rabu (10-12/07/2017). Pembekalan yang harus diikuti oleh mahasiswa peserta KKNT ini, dibuka langsung oleh Wakil Rektor I Unhasy Prof. Dr. H. Haris Supratno pada Senin (10/07/2017) di Auditorium Gedung Rektorat.
    Selain itu tampak hadir Wakil Rektor II Unhasy, Drs. Mukhsin, Ks., Camat Kudu Shalahuddin Hadi dan perwakilan KUA Kecamatan Kudu, Muhammad Zainul Fanani, seluruh dekan fakultas di Unhasy, dosen pembimbing beserta SC, dan staff LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat),
    Prof. Haris dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa Unhasy dalam KKNT ini tidak hanya berangkat atas nama kampus saja, melainkan juga membawa nama Pesantren Tebuireng. Sehingga beliau berharap mahasiswa menjalankan program KKNT ini mampu menjaga moral sebagai manusia yang berpendidikan. Menurut beliau KKNT tahun ini bersistem Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) berbasis masjid.
    “Sikap, perilaku anda dan tutur kata anda dinilai oleh masyarakat, sehingga tolong tetap mejaga sikap moral anda, apalagi anda membawa nama Pesantren Tebuireng yang mana telah terkenal baik nasional dan internasional,” ujar mantan Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini.
    Selanjutnya, beliau juga menyampaikan bahwa sebelumnya KKNT tahun ini sebenarnya akan diadakan di Kecamatan Ngusikan. Namun, karena telah ditempati peserta KKNT dari kampus lainnya, maka Unhasy mengalihkannya ke daerah lain, yaitu Kecamatan Kudu.
    “Dalam kelompok kekompakan itu penting, semisal setiap kelompok ada mahasiswa dari fakultas keagamaan bukan berarti dari fakultas umum harus lepas tanggung jawab dalam bidang keagamaan karena anda juga ada di lingkup perguruan tinggi yang berbasis pesantren,” pesan beliau.
    Selain itu, beliau juga memaparkan bahwa setiap program yang nanti diajukan juga perlu kiranya diselesaikan supaya tidak mempunyai tanggungan di kemudian hari. “Kalau perlu laporannya juga bisa sekalian dicicil, supaya ketika kembali ke kampus anda tinggal menyetorkan laporannya yang disertai dokumentasi nya,” tambah beliau.

    ,

    Beasiswa Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng 2017 – 2018

    .
    PENDAFTARAN BEASISWA MA’HAD ALY HASYIM ASY’ARI PESANTREN TEBUIRENG 2017-2018
    .
    A. PENGEMBANGAN INSTITUSIONAL
    IMG_4969
    Ma’had Aly merupakan perguruan tinggi keagamaan islam yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama islam (Tafaqquh fiddin) berbasis kitab kuning yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. Ma’had Aly juga merupakan pendidikan lanjutan dari pendidikan diniyah formal yang setara dengan tingkat sarjana S1. Tujuan dibentuk pendidikan Ma’had Aly adalah menciptakan lulusan yang ahli dalam bidang ilmu agama Islam (mutafaqqih fiddin), dan mengembangkan ilmu agama Islam berbasis kitab kuning. Oleh Karena itu untuk membangun keunggulan dengan integritas akademik yang tinggi, maka setiap Ma’had Aly hanya diberikan izin penyelenggaraan untuk satu Program Studi yang mana akan dikembangkan menjadi pusat kajian keilmuan ke-Islaman dan ke-pesantrenan secara sekaligus. Dalam hal ini, Kementerian Agama hanya memberikan kewenangan kepada 13 Ma’had Aly untuk menyelenggarakan pendidikan tersebut. Salah satu dari 13 Ma’had Aly yang mendapatkan kewenangan tersebut adalah Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng.
    Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari didirikan dan diresmikan oleh pengasuh Pesantren Tebuireng, (Almaghfurlah) KH. Muhammad Yusuf Hasyim dan Dr. Hc. KH. Ir. Salahuddin Wahid pada tanggal 6 September 2006 yang bertepatan dengan tanggal 12 Sya’ban 1427 H. 
    Sejak awal pendirian hingga tahun 2015, Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menyelenggarakan satu Program Studi Fiqh wa Ushul al-Fiqh yaitu menitikberatkan pada kajian fiqh dan ushul fiqh. Bertepatan pada tanggal 30 Mei 2016 , Ma’had Aly Hasyim Asy’ari telah menerima SK Izin Pendirian dan No. Statistik dari Menteri Agama yang diserahkan bersamaan dengan acara wisuda ke -3 mahasantri. Atas dasar SK tersebut, sejak tahun akademik 2016 – 2017 Ma’had Aly Hasyim Asy’ari tidak lagi menyelenggarakan Program Studi Fiqh wa Ushul al-Fiqh, akan tetapi Ma’had Aly Hasyim Asy’ari diberikan kewenangan hanya untuk menyelenggarakan satu program takhasus Hadits dan Ilmu Hadits strata 1(S1). Kehadiran SK tersebut sekaligus memastikan legalitas Ma’had Aly dalam sistem pendidikan nasional yang setara dengan lembaga pendidikan tinggi agama dan umum baik dalam pengakuan, status, lulusan maupun perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan dan pengembangannya.
    VISI DAN MISI
    1. VISI :
    Unggul dalam mengusai tradisi ulama salafus-saleh baik di bidang ilmiah maupun amaliah serta lahirnya generasi penerus Islam yang khairu ummah, tafaqquh fi ad-diin
    2. MISI :
    a. Menyelenggarakan studi agama secara mendalam  menyeluruh melalui sistem perpaduan pendidikan pondok pesantren dan perguruan tinggi.
    b. Mempersiapkan kaderisasi ahli hadits yang dapat mewarisi dan mengembangkan tradisi ilmiah dan amaliah sesuai tuntutan zaman.
    .
    B. PROGRAM STUDI
    Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng semenjak berdiri hingga sekarang ini menyelenggarakan satu (1) program studi Al -Hadits Wa Ulumuhu (Hadits dan Ilmu Hadits). Program studi ini bertujuan;
    1. Membentuk sarjana Islam yang berkompeten dalam  ilmu Agama Islam, ahli dalam menggali serta mengembangkan nilai-nilai khasanah keislaman, terampil menerjemahkan dan berkomunikasi dalam bahasa Arab dan Inggris.
    2. Mengkondisikan mahasiswa dalam suasana belajar yang dapat melahirkan ulama’ yang mampu memecahkan masalah-masalah keagamaan secara tepat sesuai dengan perkembangan zaman.
    3. Menanamkan sikap dan kemampuan mahasiswa agar memiliki sifat saleh (Akhlaq al-Karimah) dan kepakaran (Ulum an-Nafi’ah)
    .
    C. KURIKULUM
    Kurikulum Ma’had Aly disusun sesuai dengan tujuan pendidikan, yaitu mengkaji bidang studi Agama Islam dengan program kekhususan ilmu yang terbagi dalam 3 muatan kurikulum, yaitu:
    1. Unsur yang membangun kemampuan dasar keilmuan Islam yang tercermin dalam Mata Kuliah Dasar (MKD)
    2. Unsur yang berfungsi untuk membangun kemampuan metodologis dan ketajaman analisis problematika keislaman, pengembangan keilmuan islam, yang tercermin dalam Mata Kuliah Utama (MKU)
    3. Unsur yang berfungsi untuk memperkaya, melengkapai, memperlancar dan memantapkan potensi yang tercermin dalam Mata Kuliah Pendukung (MKP).
    .
    D. DESKRIPSI PROGRAM PENDIDIKAN
    Untuk mendukung tercapainya kualitas lulusan, mahasiswa dibina secara terpadu oleh musyrif di asrama yang siap membantu mengembangkan bakat, minat serta kreatifitas mahasiswa. Adapun proses belajar mengajar seluruhnya disampaikan dengan mengunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dengan klasifikasi program belajar sebagai berikut :
    1. Dirasah Yaumiyyah disampaikan dengan metode :
    a. Ceramah dan dialog interaktif
    b Pengajian model bandongan dan sorogan
    c. Studi kepustakaan literatur klasik keagamaan
    d. Tadris wa at-ta’lim
    e. Muhadatsah / Muhawaroh
    f. Penugasan penulisan ilmiah
    2. Kegiatan extra
    a. Mudzakaroh / kajian mendalam terhadap kitab-kitab tertentu untuk penguasaan bidang studi dengan bimbingan dosen bidang studi
    b. Masa’il Fiqhiyyah, Maudlu’iyyah dan Waqi’iyyah
    c. Bahtsul Masail
    d. Resimen Mahasiswa (MENWA)
    e. Penerbitan
    .
    E. DOSEN PENGAMPU
    Dosen Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari PP. Tebuireng  adalah lulusan S-2, S-3, dan Guru Besar. Sebagian adalah lulusan dari perguruan tinggi luar negeri, seperti: Jami’ah Al-Azhar Kairo Mesir, Umm al-Qurro University Makkah Al-Mukarromah, Jami’ah Islamiyyah Madinah, Jami’ah Imam bin Saud al-Islamiyyah, serta Capetown South Africa. Sebagian lagi dari dalam negeri, seperti, IAIN Sunan Ampel Surabaya, IAIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, LIPIA Jakarta dan lain-lain.
    NoNamaKualifikasi PendidikanUniversitas
    1Prof. Dr. HM. Djamaluddin Miri, Lc. MA.S – 3UIN Syahid Jakarta
    2KH. Nur Hannan, Lc. M.HI.S – 2UNHASY Tebuireng
    3KH. A. Syakir Ridwan, Lc. M.HI.S – 2UNHASY Tebuireng
    4Drs. KH. M. Mutoharun Afif, Lc. M.HI.S – 2UNHASY Tebuireng
    5KH. Lutfi Sahal, Lc.S – 1Univ. Islam Madinah
    6Dr. KH. M. Farid Zaini, Lc. M.HI.S – 3UIN SAS
    7Dr. H. Ahmad Syakur, Lc. M.Ei.S – 3UIN SAS
    8H. Najib Junaidi, Lc.S – 1LIPIA Jakarta
    9Zainu Ridlo, S.Pd. M.PdI.S – 2UNHASY Tebuireng
    10H. Abdus Salam Masykur, Lc. MA.S – 2Univ. Negeri Jogjakarta
    11Dr. Ahmad Sholihuddin, M.Pd. MA.S – 3UIN Malang
    12H. M. Makmuri Abd Shomad, M.HI.S – 2UNHASY Tebuireng
    13Drs. H. Muhsin Ks., M.Ag.S – 2UIN SUKA
    14Agus Mustofa, M.PdI.S – 2UNHASY Tebuireng
    15H. Ahmad Kholisudin, Lc. M.HI.S – 2UIN SAS
    16Dr. H. Masyhur, Lc. M.PdI.S – 3UIN SAS
    17Dr. H. Agus Afandi, M.Pd.S – 3UIN SAS
    18H. Ahmad Roziqi, Lc. M.HI.S – 2Univ. Darul Ulum
    19Dr. KH. A. Musta’in Syafi’iS – 3UIN SAS
    20Dr. H. Jamaluddin A. Kholik, Lc. MA.S – 3Univ. Al-Azhar Cairo
    21KH. Habib AhmadKyai Khos Pesantren Tebuireng
    22Drs. KH. Taufiq RohmanKyai Khos Pesantren Tebuireng
    FSYARAT-SYARAT PENDAFTARAN
    1.Syarat Umum dan Akademik
    ü Laki-laki dan perempuan, belum menikah
    ü Semua lulusan MA / SLTA Negeri atau swasta yang berijazah negara.
    ü Memiliki kemampuan dasar Bahasa Arab secara aktif, mampu membaca kitab kuning, dan dapat membaca al-Qur’an dengan lancar.
    2.Syarat Administrasi
    a. Membayar biaya pendaftaran Rp. 200.000,- (untuk formulir dan ujian seleksi masuk)
    b. melampirkan surat rekomendasi dari Pengasuh Pesantren asal
    c. Menyerahkan 2 (dua) lembar fotokopi Ijasah  Madrasah Aliyah / SMA/SMK atau yang sederajat dan transkip nilai yang telah dilegalisir masing-masing sebanyak 2 lembar
    d. Mengisi surat pernyataan tidak akan menikah sebelum menyelesaikan studi.
    e. Mengisi surat pernyataan bersedia mengabdi selama 1 (satu) tahun di lembaga yang ditentukan oleh Ma’had Aly Hasyim Asy’ari dan Pesantren Tebuireng.
    f. Menyerahkan Foto copy identitas diri (KTP/KTS) 2 lembar
    g. Mengisi formulir pendaftaran di kantor Ma’had ‘Aly.
    h. Menyerahkan Pas Foto ukuran 3 x 4 dan 4 x 6 masing-masing sebanya 4 (empat) lembar hitam putih / berwarna
    i. Penyerahan berkas pendaftaran dimasukkan kedalam Stop Map:
    ü Warna Hijau                : Madrasah Aliyah
    ü Warna Kuning             : SMU / Sekolah Kejuruan
    j. Pendaftaran juga bisa dilakukan secara online dengan cara sebagai berikut :
    • Download Form berikut ini : formulir-2017dan surat-pernyataan-kesediaan-mengikuti-kuliah-2017
    • Print dan isi form tersebut dengan tulisan tangan, lalu scan dan kirimkan ke email ma’had aly : mahadaly@yahoo.co.id
    • simpan dan lampirkan form tersebut bersama berkas persyaratan yang lain, lalu bawa dan serahkan ke kantor ma’had aly sehari sebelum seleksi dilaksanakan.
    • bagi pendaftar yang tidak menyerahkan semua berkas persyaratan pada hari yang ditentukan, maka dianggap mengundurkan diri.
    .
    G. WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
    Untuk Tahun Akademik 2017-2018 Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari membuka pendaftaran mahasiswa baru dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Waktu Pendaftaran

    Gel


    Pendaftaran

    Seleksi

    Pengumuman

    Her Registrasi
    I
    11 Februari – 20 April 2017
    22 – 23 April 2017
    Pukul 14.00 sd selesai
    26 April 2017
    26 – 27 April 2017
    II
    29 April – 18 Mei 2017
    20 – 21 Mei 2017
    Pukul 14.00 sd selesai
    24 Mei 2017
    24 – 25 Mei 2017

    Seleksi dilaksanakan di kampus Ma’had Aly Hasyim Asy’ari
    Catatan:
    • Hari Jum’at tutup.
    • Jadwal diatas dapat berubah sesuai keputusan terbaru
    2.Tempat Pendaftaran:
    a. Kantor MA’HAD ‘ALY HASYIM ASY’ARI TEBUIRENG Jl. Irian Jaya no. 10 PP. Tebuireng Jombang E-mail: info.mahadaly@yahoo.co.id
    b. Panitia Penerimaan, No Telp:
    H. Nur Hannan, Lc. M.HI.  telp 0821 4120 4922 / 0857 3087 5537
    M. Hamsa Fauris, SA. S.Pd.I.  telp. 0857 5500 0615 / 0812 5229 8506
    M. Anang Firdaus, SA. S.PdI.  telp. 0856 4555 7060
    Bambang Tetuko P. H, SA. S.Sy telp. 0857 8532 9919
    c.  Informasi Asrama Mahasiswa
    H. Lutfi Sahal, Lc. phone 0856 3011 567
    3. pendaftaran online

    H. PELAKSANAAN  TES
    1. Materi tes
                  1. Tes Tulis
    a.  Pengetahuan Agama Islam (PAI)
    b.  Bahasa Arab (BA). dengan muatan:
    1).  Muhadatsah
    2). Qiro’ah
    3). Nahwu dan shorf
    2.  Tes Lisan
    a.  Membaca Kitab Fath al-Qorib (bab Toharoh, sholat, zakat, siyam dan haji)
    b.  Baca al-Qur’an
    2. Tempat Tes
    Tes akan dilaksanakan di Kampus Baru Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari Lt. 1
    3. Kegiatan perkuliahan bagi yang dinyatakan lulus lulus akan dimulai pada hari Ahad tanggal 16 Juli 2017
    .
    I. BEASISWA BAGI YANG BERPRESTASI
    1. Diberikan beasiswa untuk 35 mahasantri putra dan 25 mahasantri putri. Bagi 60 mahasantri tersebut dibebaskan dari  biaya kuliah, uang gedung dan  asrama.
    2. Selama masa studi mahasiswa harus tinggal di asrama Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang.
    .
    J. IJASAH S-1 (STRATA 1)
    Bagi lulusan Ma’had Aly Hasyim Asy’ari akan diberikan ijasah dari Kemenag RI dengan menyandang gelar S.Ag (Sarjana Agama)
    .
    K. SARANA DAN FASILITAS
    Untuk menunjang keberhasilan program studi di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, Pondok Pesantren Tebuireng menyediakan :
    1. Asrama mahasiswa
    2. Gedung yang representatif
    3. Buku-buku koleksi perpustakaan
    4. Wi Fi di lingkungan kampus

    ,

    Kuliah Umum Prof. Dr. Muhammad D. Al Amri , Ilmuwan Muslim Jadi Ispirasi Santri Trensains Tebuireng

    Prof. Amri sedang memberikan kuliah umum
    Prof. Amri sedang memberikan kuliah umum
    Ratusan santri bersama asatidz, mudhir bidang pendidikan, dan perwakilan pengawas Pesantren Tebuireng kemarin (31/08/2016) mengikuti kuliah umum yang diberikan oleh Prof. Dr. Muhammad D. Al Amri dari King Abdul Aziz City for Tecnology and Science  Saudi Arabia.
    Dalam acara tersebut turut hadir pula KH. Agus Purwanto, D.Sc, pendiri Trensains beserta rombongan, salah satu anggota rombongan yaitu Dr. Bintoro AS. yang sekaligus murid Kyai Agus bertindak sebagai moderator kuliah umum.
    Kuliah umum dengan tema “ Quantum Cryptography in Islamic Countries” tersebut serentak menjadi perhatian asatidz dan santri Pesantren Tebuireng 2 (Trensains), pasalnya dalam acara tersebut sang ilmuwan mengungkapkan bahwa konsep Cryptogarphysebetulnya pertama kali digagas oleh ilmuwan muslim bukan ilmuwan barat. Beliau adalah Abu Yusuf Ya'kub Al-Kindi yang dikenal sebagai filsuf pertama yang lahir dari kalangan Islam, Nasabnya sampai pada Qahthan berdarah Arab asli. Semasa hidupnya, selain bisa berbahasa Arab, ia mahir berbahasa Yunani. Dia juga salah seorang ilmuwan besar muslim dalam bidang kedokteran dan pemilik salah satu pemikiran terbesar yang dikenal sepanjang peradaban manusia.
    Prof. Amri sedang memberikan kuliah umum
    Prof. Amri sedang memberikan kuliah umum
    Sang ilmuwan juga mengungkap tentang kehebatan para ilmuwan muslim pada zaman dahulu serta kontribusinya terhadap perkembangan sains dan teknologi pada zaman sekarang, kontribusi tersebut antara lain dalam bidang kimia, biologi, astronomi, kedokteran, dan lain sebagainya. Hal ini sangat menginspirasi para santri SMA Trensains Tebuireng, sebab apa yang disampaikan sang ilmuwan tersebut senada dengan semangat pendirian Trensains. Menurut pengakuan Dina Rosalina (santri kelas XII-Sains 4) dan beberapa temannya saat diwawancarai oleh Trens Online bahwa acara tersebut begitu menginspirasi mereka, bahkan mereka berkeinginan untuk dapat mengikuti jejak para ilmuwan muslim masa lalu untuk dapat mengembangkan sains, dan tentunya dibagun dengan al Qur’an sebagai basis epistemologinya.

    Walaupun acara tersebut disampaikan dalam bahasa arab dan inggris, tidak membuat para santri malas. Mereka  banyak mengajukan pertanyaan seputar perkembangan sains, selain itu sebagian santri juga  dapat merespon dengan cepat pertanyaan yang diajukan oleh sang ilmuwan. Karena respon yang sangat cepat tersebut, membuat sang ilmuwan memberikan hadiah kepada beberapa santri sebagai ungkapan rasa bangga beliau kepada santri Trensains Tebuireng. Program kuliah umum merupakan program unggulan SMA Trensains Tebuireng yang dirancang empat kali dalam satu tahun dengan menghadirkan para ilmuwan, akademisi, dan guru besar baik dari dalam maupun luar negeri dengan tujuan untuk memberikan wawasan, motivasi, dan inspirasi bagi santri Trensains.(Abd/).

    ,


    PROFIL SMA TRENSAINS TEBUIRENG

    PROFIL 
    SMA TRENSAINS TEBUIRENG  (PESANTREN SAINS)
    Oleh: Ust. Abdul Ghofur
    A.     Profil
    SMA Trensains (Pesantren Sains) Tebuireng merupakan  salah satu unit pendidikan  di Pesantren Tebuireng yang didirikan  pada tahun 2014 oleh Dr. (HC). Ir. KH. Salahuddin Wahid  (Pengasuh Pesantren Tebuireng)  hasil kerja sama  dengan KH. Agus Purwanto, D.Sc   penggagas konsep Pesantren Sains (Trensains)  yang sekaligus ilmuwan di bidang fisika teoritik dari ITS Surabaya.
    Pesantren sains (Trensains) adalah sebuah konsep pesantren yang disintesakan dengan Sekolah Menengah Umum yang bertujuan untuk mengkaji sains kealaman secara mendalam, baik melalui pembelajaran,  penelitihan ilmiah maupun percobaan-percobaan ilmiah yang mengacu pada ayat-ayat kauniyah.
    Trensains (Pesantren Sains) adalah konsep sekolah yang tidak menggabungkan materi Pesantren dengan ilmu umum sebagaimana pesantren modern. Trensains mengambil kekhususan pada pemahaman Al Qur'an,  Al Hadist , dan Sains kealaman (natural science) serta interaksinya. Poin terakhir, interaksi antara agama dan sains merupakan materi khas Trensains yang tidak ada pada pesantren modern.
    SMA Trensains Tebuireng merupakan lembaga pendidikan yang mengimplementasikan  pemikiran (gagasan)  KH. Agus Purwanto, D.Sc   dalam wacana perkembangan islamisasi ilmu kontemporer dengan menempatkan ayat-ayat al Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan (epistemologi ilmu).  Sedangkan  pemgembangan kurikulum SMA Trensains diarahkan untuk memfasilitasi gagasan tersebut pada tataran  implementasi, serta diarahkan untuk mewujudkan amanat undang-undang sebagimana yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003.
    Tenaga pendidik SMA Trensains Tebuireng terdiri dari lulusan strata satu (S-1)  dan magister  (S-2) yang mayoritas berasal dari PTN (Perguruan Tinggi Negeri), semua tenaga pendidik tersebut mendapatkan bimbingan langsung dari  penggagas Trensains yaitu KH. Agus Purwanto, D.Sc Alumni Universitas Hirosima Jepang yang sekaligus ilmuwan bidang  Fisika Teoritik dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, sedangkan pada bidang pengembangan pembelajaran,  seluruh tenaga pendidik SMA Trensains Tebuireng  mendapatkan bimbingan langsung dari Konsultan Ahli bidang kurikulum  yaitu  Prof. Dr. H. Suyono, M.Pd.  dekan Fakultas MIPA Universitas Negeri Surabaya.

    B.     Tujuan
    Secara umum bahwa tujuan pelaksananaan pendidikan di SMA Trensains Tebuireng yaitu  meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri, serta para santri diharapkan dapat mengikuti pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, namun secara lebih rinci SMA Trensains memiliki tujuan khusus sebagai berikut:
    1. Meningkatkan wawasan para santri  melalui pengkajian yang mendalam, penelitian ilmiah, dan percobaan-percobaan  ilmiah.
    2. Meningkatkan ketrampilan para santri dalam bidang bahasa, pemanfaatan ilmu fisika, kimia, biologi, astronomi, dan sebagainya, dalam rangka memahami dan membuka rahasia-rahasia alam semesta.
    3. Meneguhkan sikap akan kemaharajaan Allah SWT yang telah menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya melalui pendekatan fisika, kimia, biologi dan ilmu pengetahuan lainnya, sehingga para santri  paham dengan benar bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu tanpa sia-sia, seluruh makluk bermanfaat bagi yang lain dan merupakan sinergitas yang sangat harmonis dan padu.

    C.      Kurikulum
    Kurikulum SMA Trensains Tebuireng  yang selanjutnya disebut “kurikulum semesta” merupakan unifikasi dari kurikulum nasional, kurikulum muatan kearifan  pesantren sains (MKPS), dan kurikulum internasional (Cambridge Curriculum). Kurikulum Semesta merupakan kurikulum yang dikembangkan oleh tim pengembang kurikulum SMA Trensains Tebuireng bersama penggagas Trensains dan Tim pengembang kurikulum dari FMIPA UNESA.  Secara umum bahwa kurikulum semesta merupakan hasil adapt-adop dari ketiga kurikulum tersebut,  dimana kurikulum semesta menitikberatkan pada pemahaman al Qur’an pada setiap aktivitas pembelajarannya.
    Kompisisi mata pelajaran pada kurikulum semesta yang diterapkan di SMA Trensains terdiri dari dari tiga kelompok yaitu kelompok mata pelajaran utama, kelompok mata pelajaran tool of trensains, dan kelompok mata pelajaran additional  sebagaimana ditunjukkan pada gambar berikut ini:


    Gambar 1  Komposisis mata pelajaran pada kurikulum
    semesta SMA Trensains Tebuireng
    Mata pelajaran utama merupakan mata pelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum nasional yang berlaku (sesuai peraturan perundang-undangan) yang diadaptasi dan diadopsikan dengan gagasan besar  konsep Trensains, sedangkan kelompok mata pelajaran tool of trensains  yang kemudian disebut mata pelajaran muatan pesantren sains (MPKPS) antara lain:
    a.       Al Qur’an dan Sains (ALS)  yang memuat tauhid asas sains, sains dan problem ketuhanan, agama dan sains, serta perbandingan sains islam dan sains barat.
    b.      Filsafat  sains
    c.       Astrofisika
    d.      ilmu falaq
    e.       Ulumul Qur’an dan hadist
    f.        Tafsir ayat-ayat kauniyah
    g.      bahasa arab
    h.      ushulul Fiqh
     Kelompok mata pelajaran additional merupakan kelompok mata pelajran CIE (Cambridge International Examination) yang akan distandarisasi melalui standar internasional dengan tujuan untuk menyelenggarakan pendidikan nasional berwawasan global. Adapun mata pelajaran pada kelompok ini yaitu:
    a.       Mathematics
    b.      Physics
    c.       Biology
    d.      Chemistry
    e.       English
    Komposisi mata pelajaran Kurikulum  Semesta sebagaimana diatas,  dirancang sedemikian rupa sehingga santri diharapkan mampu menguasai tool ilmu dasar seperti Bahasa Arab, Ulumul Qur’an, Ulumul Hadist, Filsafat dasar, dan kedepan dihapakan mampu menjembatani fungsi Trensains yaitu 1) menyiapkan tenaga peneliti ilmiah profesinal dengan berbagai macam disiplin ilmu pengetahuan, 2)  menyiapkan tenaga peneliti ilmiah professional sebagai wahana untuk mengungkap rahasia yang ada dalam ayat-ayat kauniyah, mengembangkan bidang penelitian ilmiah.

    D.     Profil Lulusan
    Profil lulusan Trensains tebuireng antara lain:
    1.       Fasih membaca Al Qur’an  dengan hafalan beberapa ayat-ayat pilihan (kauniyah),
    2.       Lancar berbicara dalam bahasa inggris dan memiliki skor TOEFL,
    3.       Lancar berbicara dan membaca Teks Arab,
    4.       Menguasai sains dan memahami interaksi antara agam dan sains.
    Selain itu SMA Trensains Tebuireng memproyeksikan para alumnusnya sebagai ilmuwan sains kealaman, teknolog, dan dokter yang mempunyai basis al Qur’an yang kokoh.

    , ,

    Lulusan Perdana SMA Trensains Tebuireng Berhasil Tembus PTN 

    Tebuireng.online—Tahun ajaran 2016/2017, SMA Trensains perdana meluluskan para peserta didiknya. SMA Trensains yang meluluskan sejumlah 98 siswa-siswinya ini berhasil menduduki peringkat III Ujian Nasional (UN) se-Jombang. Sekolah yang berada di naungan Pesantren Tebuireng dan baru berusia tiga tahun ini pun mampu menghantarkan para putra-putrinya memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

    Daftar lulusan SMA Trensains Tebuireng yang diterima di Perguruan Tinggi unggulan.

    Dari jumlah siswa yang menjadi alumni, ada 38 siswa yang masuk di beberapa universitas Negeri di Indonesia. Sebut saja Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bandung (IPB), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Jember (Unej), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Univesitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Maliki Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunungjati Bandung, dan Politeknik Negeri.
    Selain itu juga ada yang masuk di perguruan swasta, seperti Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), Universitas Hang Tuah, dan Universitas Telkom. Berdasarkan data yang diterima dapat disimpulkan bahwa daya serap ke PTN sejumlah 42 persen dan daya serap ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS) adalah 4 persen. Adapun jalur yang dipilih oleh para siswa untuk masuk perguruan Tinggi mayoritas melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) atau Ujian Masuk Perguran Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN).
    Dalam mempersiapkan hal itu semua, pihak sekolah menyusun program unggulan. Program unggulan itu meliputi adanya Program Intensif Terstruktur (PIT) dan Program Intensif Semester (PIS). “PIT ini merupakan program yang dirancang khusus untuk persiapan SBMPTN dan ujian tulis lain,” tutur Waka Kurikulum Abdul Ghofur saat diwawancarai. “PIT yang merupakan program bimbingan intensif ini dilaksanakan selama 23 hari dengan dilengkapi pola klinik untuk membimbing para santri sangat lemah. Selain itu, program ini juga dirancang struktur konsis (konsultasi siswa-red) secara berkala dan rangkaian try out,” tambahnya.
    Persiapan yang dilakukan tidaklah hanya dari segi dhohir-nya saja, namun pihak sekolah juga selalu memotivasi para santri. Pihak sekolah secara intensif melalui kultum setelah shalat Duha memotivasi para santrinya dengan mengingatkan tujuan awal dan misi dari TRENSAINS. Pihak sekolah juga selalu mengingatkan bahwa merekalah generasi yang akan melanjutkan perjuangan para guru untuk membangun sains yang benar. Penyadaran-penyadaran itu dilakukan dalam program tahajud fisika pada waktu tertentu. Dengan masuk PTN/PTA merupakan pintu awal mereka dalam melanjutkan perjuangan para gurunya.
    Pihak sekolah tentunya bersyukur atas prestasi itu, meskipun pada tahun ini hanya bisa masuk PTN melalui satu jalur, yaitu tes tertulis.


Top